
Kabupaten Tanah Laut memiliki dua potensi besar yang selama ini belum dipertemukan secara optimal, yaitu hamparan perkebunan kelapa sawit yang luas dan usaha ternak sapi yang telah lama berkembang di tengah masyarakat. Sistem Integrasi Sapi–Kelapa Sawit hadir sebagai jawaban atas hal tersebut. Hijauan yang tumbuh di bawah tegakan dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sedangkan kotoran ternak menjadi sumber hara bagi tanaman sekaligus menekan biaya pengendalian gulma. Tantangan yang dihadapi bukan terletak pada gagasannya, melainkan pada cara menerapkannya secara aman dan terukur di lapangan.
Modul ini disusun untuk menjawab kebutuhan tersebut. Sasaran penggunanya cukup beragam, meliputi peternak, siswa SMA dan SMK, mahasiswa, serta masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Oleh karena itu penyajiannya dirancang secara berjenjang. Bahasa sehari-hari digunakan terlebih dahulu sebelum istilah teknis diperkenalkan, setiap perhitungan dilengkapi contoh yang dapat diterapkan dengan angka kebun masing-masing, dan uraian yang lebih mendalam disajikan pada kotak tersendiri bagi pembaca yang memerlukannya.
- Pengajar: Admin Pengguna